Minggu, 17 Maret 2013

Tanyaku?


Jika sakit adalah bahagia yang berubah warna,maka apakah bahagia itu?
Terlalu asing bagiku untuk hal yang tak pernah ingin aku tahu,terlalu sakit bagiku untuk hal yang tak pernah aku sakiti,jika hati memang untuk disakiti,kenapa harus ada bahagia yang berbuah tangis?jika tangis itu tawa yang berubah warna,kenapa harus ada tawa yang entah terbuat dari apa,sungguh semuanya membuat aku berbohong bahkan bohong pada diriku sendiri,jika hati tak sakit sungguh mata tak pernah bisa menggambarkan itu. Aku hanya bisa diam ketika ribuan kata menusuk tiap ruas pori  yang tak terlihat,bahkan luka dalam ribuan jiwa yang tak pernah hidup. Tuhan sungguh tak adil padaku,,,L
Andai langit tahu apa yang sangat aku inginkan,andai bumi bisa mendengar tiap jerit tangis yang aku teriakan,sungguh semua membuat aku seperti boneka yang tak bergerak,membuatku seperti patung bahkan batu yang tak berbentuk. Oh Tuhanku begitu pilu rasanya semua ini untukku,aku bagai buih yang mungkin tak dapat dilihat,simponi yang tak bernada,alunan irama yang terdengar sendu,separah itukah aku?
Aku terlalu mengenal sakit bahkan mungkin lebih mengenal dari pada aku mengenal diriku sendiri,lihatlah saat aku berdiri diambang pintupun bahagia tak mampu menyapaku bahkan melirikpun tidak. Sedangkan mereka nada – nada yang selalu terdengar sendu ditelingaku seolah menunjukkan bahwa bahagia itu adalah mereka,bahagia itu adalah alunan mereka,tapi kenapa begitu sendu ditelingaku?kenapa begitu pilu saat aku dengar.sebenarnya apa bahagia itu?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar